Kutai Kartanegara – Potensi wisata Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara, dapat dikembangkan tidak hanya melalui keindahan Danau Uwis, tetapi juga kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Salah satu pengalaman yang dilakukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puluhan Nusa yakni, lomba layang-layang hias yang berpeluang menjadi inspirasi atraksi wisata pada masa mendatang.
Ketua Pokdarwis Puluhan Nusa, Medri, mengatakan bahwa, lomba layang-layang hias telah menjadi kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar.
Selain menghadirkan aktivitas rekreasi, kegiatan seperti ini berpotensi menjadi ruang kebersamaan warga sekaligus memperkenalkan suasana dan kehidupan masyarakat Muara Wis kepada pengunjung.
Jika dikembangkan kembali dengan perencanaan yang matang, kegiatan berbasis masyarakat dapat melengkapi daya tarik wisata alam setempat. Agenda tersebut juga berpeluang mendorong kunjungan wisatawan, terutama apabila dikemas bersama promosi destinasi dan produk lokal.
Medri menceritakan salah satu kegiatan yang pernah dilaksanakan oleh Pokdarwis Puluhan Nusa.
“Salah satu kegiatan yang pernah kami adakan adalah lomba layang-layang hias. Kalau tidak salah, kegiatan terakhir dilaksanakan pada 2024. Anggarannya berasal dari dana operasional Pokdarwis yang kami sisihkan untuk kegiatan tersebut,” terangnya, Kamis (22/10/2026).
Pengembangan atraksi wisata berbasis masyarakat membutuhkan koordinasi, keterlibatan anggota, serta dukungan berbagai pihak. Perencanaan yang baik dapat membantu menentukan bentuk kegiatan yang sesuai dengan kondisi kawasan dan potensi masyarakat setempat.
Selain menjadi hiburan, kegiatan masyarakat juga dapat dipadukan dengan promosi destinasi dan produk UMKM. Dengan demikian, agenda wisata berpeluang memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga sekaligus memperkenalkan Muara Wis kepada masyarakat di luar wilayah tersebut.
Medri berharap kegiatan wisata di Muara Wis dapat berkembang melalui pembenahan organisasi dan kerja sama yang lebih solid agar potensi lokal semakin dikenal.
“Harapan kami, pengelolaan pariwisata di Muara Uwis bisa dilakukan melalui kerja sama yang lebih solid antara Pokdarwis, Dinas Pariwisata, pemerintah desa, dan BUMDes,” Pungkasnya. (adv/nr/ko)




