Dispar Kukar Gandeng PHRI hingga ASITA Jaga Harga Selama Event MTQ Kaltim Berlangsung

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad. (nur/adakaltim)

Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat koordinasi dengan sejumlah asosiasi usaha untuk menjaga stabilitas harga selama pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kukar.

Koordinasi dilakukan melalui surat edaran kepada asosiasi yang menaungi sektor perhotelan, kuliner, biro perjalanan, dan pengelola destinasi wisata.

Dispar Kukar berharap seluruh pelaku usaha dapat memberikan dukungan melalui harga yang tetap wajar dan pelayanan yang baik kepada para tamu.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan koordinasi dengan asosiasi diperlukan agar imbauan tersebut dapat diteruskan kepada pelaku usaha di masing-masing sektor.

“Kemarin kami sudah menyurati seluruh asosiasi untuk berkoordinasi agar adanya dukungan selama event MTQ berlangsung, terutama para pelaku usaha, agar tidak menaikan harga,” ungkap Ivan saat dikonfirmasi media ini.

Untuk sektor perhotelan, Dispar Kukar juga telah melakukan koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Sementara di sektor kuliner, koordinasi melibatkan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI), Persatuan Perusahaan Jasa Boga Indonesia (PPJI), dan Perkumpulan Pengusaha Pangan dan Kuliner Nusantara (PPKN).

Adapun sektor biro perjalanan dikoordinasikan melalui Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA).

Lebih lanjut, Dispar Kukar juga mendorong pemberian penawaran khusus bagi pengunjung, seperti diskon penginapan dan tiket kunjungan objek wisata. Meski demikian, keputusan memberikan potongan harga tetap diserahkan kepada kebijakan masing-masing pelaku usaha.

“Kalau memberikan diskon, itu kembali kepada masing-masing pelaku usaha, apakah memberikan atau tidak. Yang pasti, jangan menaikkan harganya,” kata Awang.

Ivan pun berharap koordinasi lintas sektor tersebut membantu menjaga kenyamanan kafilah dan tamu selama berada di Kukar. Dukungan pelaku usaha dinilai penting agar penyelenggaraan MTQ turut memberikan kesan baik bagi pengunjung.

“Tujuan kami melakukan upaya itu, agar semakin banyak orang datang ke Kukar dan mereka juga mendapatkan keringanan biaya,” tutupnya. (adv/nr/ko)

Bagikan :