Kutai Kartanegara – Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjalan. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan di Kecamatan Muara Badak dengan luas yang kini mencapai lebih dari tujuh hektare, meningkat dari rencana awal sekitar lima hektare.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi administrasi, tetapi juga mulai terlihat secara fisik di lokasi. Lahan yang disiapkan telah memasuki tahap pembersihan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.
“Secara fisik di lapangan sudah ada land clearing,” katanya.
Ia mengungkapkan, perluasan lahan dilakukan dari sekitar lima hektare menjadi tujuh hektare lebih. Luasan tersebut disiapkan untuk mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di daerah tersebut.
“Lahannya memang awalnya sekitar lima hektare, sekarang bertambah menjadi tujuh hektare,” ujarnya.
Lokasi pembangunan direncanakan terpusat di satu titik, yakni Kecamatan Muara Badak. Dengan penentuan satu lokasi, persiapan pembangunan dapat difokuskan pada lahan yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Untuk lokasinya di Kecamatan Muara Badak. Kita buat satu titik saja,” jelasnya.
Sunggono menyebut, dari sisi dokumen, rencana Sekolah Rakyat saat ini berada di Kementerian Sosial. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses yang berjalan sebelum pembangunan fisik dapat direalisasikan.
“Kalau secara dokumen sekarang sudah, insyaallah, di Kementerian Sosial,” tuturnya.
Pemerintah daerah berharap persiapan yang telah dilakukan dapat berlanjut ke tahap pembangunan pada tahun mendatang. Meski demikian, target tersebut masih berupa harapan pemerintah daerah, sehingga realisasinya mengikuti perkembangan proses yang sedang berjalan.
“Kita harapkan mudah-mudahan tahun depan bisa terbangun,” ungkap Sunggono.
Selain menyiapkan lokasi, pemerintah juga memperhatikan sasaran penerima manfaat program. Calon peserta didik Sekolah Rakyat diarahkan kepada masyarakat yang masuk kelompok desil 1 sampai 4 berdasarkan data sosial ekonomi.
“Sepanjang mereka itu ada di desil 1 sampai 4, insyaallah masuk dalam kriteria yang bisa ikut di Sekolah Rakyat,” katanya. (adv/ns/ko)




