Dispar Kukar Tetap Maksimalkan Program Stimulus Ekonomi Kreatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda. (nur/adakaltim)

Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) tetap menjalankan program pengembangan ekonomi kreatif meski ruang kegiatan kini lebih terbatas akibat defisit dan efisiensi anggaran.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan salah satu program utama yang diampu bidangnya adalah Program Dedikasi berupa stimulus bagi pelaku ekonomi kreatif.

Program tersebut mencakup penyediaan gedung inkubasi gratis serta bantuan stimulus sebesar Rp100 juta untuk setiap pelaku ekonomi kreatif. Selain itu, Dispar juga mengembangkan berbagai event kreatif, mulai dari tingkat kecamatan hingga berskala nasional.

“Untuk program sendiri, Dinas Pariwisata melalui Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif mengampu Program Dedikasi, yaitu program stimulus ekonomi kreatif,” ujar Zikri, Rabu (7/10/2026).

Namun, efisiensi anggaran membuat jumlah kegiatan yang dapat dilaksanakan tahun ini menjadi lebih terbatas. Beberapa agenda masih dalam tahap konsep dan pengembangan, seperti Festival Pesisir dan Kota Bangun Festival.

Sementara itu, sejumlah kegiatan telah berjalan, di antaranya Kukar Reggae Fest dan Festival Menamang. Pada awal tahun, bidang ekonomi kreatif juga menggelar Festival Merah Putih.

Zikri menjelaskan, program ekonomi kreatif tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan event. Dispar Kukar juga memberikan dukungan langsung kepada pelaku ekonomi kreatif melalui program bantuan dan stimulus.

“Jadi, ada beberapa kegiatan yang fokus pada event dan ada pula yang fokus pada pemberian bantuan. Hanya saja, dengan adanya efisiensi saat ini, jumlah event yang dilaksanakan menjadi lebih terbatas,” tandasnya. (adv/nr/ko)

Bagikan :