Kutai Kartanegara – Memasuki usia ke-43 tahun, SMA Negeri 2 Tenggarong terus mendorong pembaruan dalam lingkungan pendidikan. Sejumlah inovasi diluncurkan bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun sekolah yang dikemas melalui kegiatan bertajuk “Sreya Nava Tara”, pada 4–10 November 2026.
Mengusung tema “Semangat Untuk Terus Menghadirkan Pembaruan, Menjaga Keunggulan, serta Menjadi Cahaya Bagi Generasi yang Akan Datang”, rangkaian perayaan tersebut dibuka Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur, Syawal Arifin, di Lapangan SMA Negeri 2 Tenggarong, Rabu (4/11/2026).
Kepala SMA Negeri 2 Tenggarong, Andi Winarko, mengatakan usia 43 tahun menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan sekolah sekaligus memperkuat tekad dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, perkembangan sekolah selama lebih dari empat dekade merupakan hasil dari proses panjang yang harus terus dilanjutkan melalui berbagai pembenahan.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan perayaan HUT SMA Negeri 2 Tenggarong yang ke-43. Perjalanan selama 43 tahun tentu merupakan proses yang cukup panjang untuk menjadikan sekolah ini semakin maju, semakin unggul, dan mampu berkembang,” ujarnya.
Salah satu bentuk pembaruan yang diperkenalkan dalam perayaan tersebut adalah program Hari Berbahasa Kutai yang dilaksanakan setiap Kamis. Program ini menjadi upaya sekolah untuk mengenalkan sekaligus menjaga penggunaan bahasa daerah di kalangan peserta didik.
Selain itu, sekolah juga menghadirkan English Zone sebagai ruang pembiasaan penggunaan bahasa Inggris dalam aktivitas pendidikan. Inovasi lainnya adalah peresmian kafetaria khusus kopi di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pengembangan fasilitas dan suasana sekolah.
Andi berharap berbagai pembaruan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih dinamis. Ia menegaskan, sekolah akan terus melakukan perbaikan, baik dalam aspek pembelajaran, fasilitas, maupun pengembangan kemampuan peserta didik.
“Tentu harapan kami ke depan, dengan usia yang sudah cukup matang ini, sekolah akan terus berbenah dan berproses sehingga menjadi lebih maju, lebih berkembang, serta semakin banyak prestasi yang diraih oleh anak-anak kita,” harapnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim, Syawal Arifin. Ia berharap SMA Negeri 2 Tenggarong semakin berkembang dan mampu menjadi kebanggaan daerah, bahkan menjadi sekolah percontohan di tingkat nasional.
“Semoga semakin jaya, semakin berprestasi, dan membanggakan Provinsi Kalimantan Timur. Harapannya, SMA Negeri 2 Tenggarong bisa menjadi salah satu sekolah percontohan di Tenggarong, Kalimantan Timur, bahkan di Indonesia,” ungkapnya.
Syawal turut menilai lingkungan sekolah yang tertata, fasilitas yang terawat, serta suasana yang nyaman menjadi modal penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Ia berharap kualitas pengelolaan tersebut dapat dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya.
“Di usia 43 tahun ini, SMA Negeri 2 Tenggarong sudah menunjukkan kematangan. Fasilitas sekolah terawat dengan baik, murid-muridnya berprestasi, dan lingkungan sekolahnya sejuk dengan taman-taman yang bagus. Ini sangat mendukung proses pembelajaran dan wajib menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya,” tuturnya.
Perayaan HUT ke-43 ini juga dihadiri Plt Camat Tenggarong Isnaniah dan Lurah Timbau Muhammad Furqan. Berbagai kegiatan turut digelar, mulai dari bazar UMKM, pameran, talkshow edukasi pelajar, hingga perlombaan antarpelajar. Melalui momentum tersebut, SMA Negeri 2 Tenggarong berharap semangat inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan terus tumbuh seiring perjalanan sekolah. (*)