Beasiswa ASN Kukar Tak Asal Diberikan, Sunggono Tegaskan Harus Sesuai Kebutuhan OPD

Kutai Kartanegara – Program beasiswa bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak hanya berorientasi pada peningkatan jenjang pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah. Karena itu, kesesuaian bidang studi dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi salah satu pertimbangan utama penerima beasiswa.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan program beasiswa hingga jenjang S2 dan S3 tersebut merupakan bagian dari program dedikasi Bupati Kukar dalam mewujudkan ASN Sejahtera. Pelaksanaannya telah berjalan sejak tahun lalu dan direncanakan terus dikembangkan sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Program ini merupakan bagian dari 17 program dedikasi ASN Sejahtera. Salah satunya memberikan beasiswa bagi ASN, dan itu memang sudah kita laksanakan sejak tahun lalu,” katanya.

Ia menegaskan, ASN yang ingin mendapatkan bantuan pendidikan harus terlebih dahulu lulus seleksi di perguruan tinggi tujuan. Namun, kelulusan tersebut bukan satu-satunya pertimbangan karena pemerintah daerah juga melihat relevansi pendidikan yang akan ditempuh dengan kebutuhan organisasi.

“Syarat yang paling utama harus lulus tes di perguruan tinggi yang dituju. Yang paling penting, pendidikan yang dituju itu linier dengan kebutuhan organisasi pemerintah daerah,” tegasnya.

Menurut Sunggono, kebijakan tersebut diperlukan agar peningkatan kualifikasi pendidikan ASN memberikan manfaat langsung bagi pelayanan pemerintahan. Dengan demikian, beasiswa tidak hanya menjadi fasilitas untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga investasi sumber daya manusia yang direncanakan berdasarkan kebutuhan daerah.

“Prioritas terhadap mereka yang menempuh pendidikan S2 atau S3 itu lebih berorientasi pada kebutuhan pemerintah daerah di masing-masing OPD,” ujarnya.

Salah satu bidang yang mendapat perhatian adalah pendidikan dokter spesialis. Sunggono menyebut, kebutuhan tenaga profesional di bidang kesehatan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan dukungan pendidikan bagi ASN.

“Yang banyak itu kalau untuk S2, termasuk yang spesialis dari dokter-dokter. Itu kita sesuaikan juga dengan kebutuhan SDM yang ada di pemerintah daerah,” ungkapnya.

Selain di perguruan tinggi dalam negeri, program beasiswa juga menjangkau pendidikan di luar negeri. Sunggono mengungkapkan, terdapat penerima beasiswa jenjang S3 yang menempuh pendidikan di Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi pendidikan dapat beragam selama sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Dari sisi keberlanjutan program, Pemkab Kukar akan mempertimbangkan kebutuhan ASN dan ketersediaan anggaran untuk memperluas jumlah penerima. Sunggono berharap cakupan beasiswa dapat ditingkatkan pada tahun depan sehingga semakin banyak ASN yang memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi sesuai bidang tugasnya.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan,” pungkasnya. (adv/ns/ko)

Bapor Korpri Kukar Dorong OPD Sediakan Sarana Olahraga bagi ASN dan PPPK

Kutai Kartanegara – Badan Pembina Olahraga Korpri Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pengembangan sarana olahraga di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dalam menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah aktivitas pekerjaan.

Ketua Bapor Korpri Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan penguatan olahraga perkantoran menjadi salah satu perhatian dalam kepengurusan baru setelah dirinya dikukuhkan melalui pergantian antarwaktu masa bakti 2023–2028 di Aula Bappeda Kukar, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, fasilitas olahraga tidak harus dibangun dalam skala besar. OPD dapat memulai dengan menyediakan sarana sederhana yang sesuai dengan kondisi kantor dan kemampuan masing-masing.

“Kami juga mendorong di beberapa kantor pelayanan, kantor-kantor OPD, untuk mendirikan meskipun kecil ada sarana olahraga yang dibuat,” ujar Aji Ali Husni.

Ia menilai, minat terhadap olahraga seperti tenis meja dan bulu tangkis terus berkembang di Tenggarong. Bahkan, sejumlah unit kerja mulai menyediakan fasilitas olahraga sendiri untuk digunakan pegawai.

“Perkembangan tenis meja, pingpong, kemudian bulu tangkis ini begitu pesat. Terbukti, di beberapa unit kantor masing-masing OPD itu sudah mendirikan lapangan,” jelasnya.

Bagi Aji, perkembangan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pembinaan yang lebih terarah. Bapor Korpri tidak hanya ingin mendorong pegawai berolahraga secara rutin, tetapi juga membuka peluang bagi ASN dan PPPK yang memiliki kemampuan atletik untuk mengikuti kompetisi resmi.

“Ini adalah bentuk upaya kami untuk mendorong agar olahraga di kalangan pemerintah Kutai Kartanegara, khususnya ASN dan PPPK, tetap terwujud dan terjaga dengan baik. Bahkan, kita harus meningkatkan prestasi,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan unit-unit KORPRI di masing-masing OPD akan menjadi bagian penting dalam menjalankan program pembinaan. Melalui koordinasi tersebut, pengurus dapat memetakan kebutuhan, potensi atlet, dan fasilitas olahraga yang bisa dikembangkan.

“Kami tetap berkoordinasi dengan unit-unit yang ada di OPD masing-masing terkait dengan program Bapor Korpri untuk kembali meningkatkan keolahragaan,” ungkapnya.

Aji berharap budaya olahraga dapat tumbuh secara konsisten di lingkungan perkantoran. Selain menjadi sarana menjaga kesehatan, aktivitas tersebut diharapkan mempererat kebersamaan antarpegawai sekaligus memperkuat persiapan Kukar menghadapi berbagai ajang olahraga Korpri di tingkat provinsi maupun nasional.

“Harapannya, dengan olahraga yang bagus di kalangan ASN dan PPPK, kesehatan dan kebugaran bisa terjaga sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” tutupnya. (adv/ns/ko)

Akui Pelayanan Belum Maksimal, Sunggono Siapkan Pembenahan KORPRI Kukar

Kutai Kartanegara – Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bakti 2026-2031, Sunggono, mengakui pelayanan organisasi kepada anggota masih perlu ditingkatkan.

Ia berharap kepengurusan baru dapat memperbaiki berbagai kekurangan sekaligus memperkuat peran KORPRI dalam mendukung kesejahteraan ASN.

Pernyataan itu disampaikan Sunggono setelah pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Kukar yang dirangkai dengan pengukuhan pergantian antarwaktu Pengurus Daerah Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Kukar masa bakti 2023–2028. Kegiatan berlangsung di Aula Bappeda Kukar lantai I, Kamis (29/10/2026).

Dalam sambutannya, Sunggono menyampaikan permohonan maaf kepada anggota yang belum memperoleh pelayanan secara maksimal. Ia menilai, kepengurusan baru perlu menjadikan kondisi tersebut sebagai evaluasi agar organisasi dapat bekerja lebih responsif terhadap kebutuhan anggotanya.

“Saya mohon maaf kepada seluruh anggota KORPRI di Kabupaten Kutai Kartanegara yang mungkin belum kami sentuh seluruhnya dan kami belum bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kesejahteraan ASN. Komitmen tersebut akan didukung dengan penguatan organisasi hingga tingkat OPD dan kecamatan.

“Insyaallah, di kepengurusan yang baru kita bisa lebih responsif dan memberikan kontribusi yang besar kepada kesejahteraan ASN,” katanya.

Menurutnya, pembentukan unit dewan pengurus KORPRI di setiap OPD dan kecamatan menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pelayanan. Dengan struktur organisasi yang lebih dekat kepada anggota, berbagai kebutuhan dan aspirasi diharapkan dapat lebih mudah ditindaklanjuti.

“Kita akan bentuk semua unit dewan pengurus KORPRI yang ada di OPD dan juga di semua kecamatan,” tegasnya.

Sunggono juga mengapresiasi pengurus sebelumnya yang telah berperan dalam memajukan KORPRI Kukar dan mendukung kesejahteraan anggota. Ia berharap, capaian yang telah dibangun dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan berikutnya untuk meningkatkan kualitas organisasi.

“Terima kasih kepada teman-teman di pengurus yang lama yang juga telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan KORPRI di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Melalui kepengurusan baru ini, Sunggono berharap KORPRI Kukar semakin mampu menjalankan perannya sebagai wadah ASN sekaligus organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan ASN pun menjadi komitmen yang ingin diwujudkan sepanjang masa bakti kepengurusan tersebut.

“Mudah-mudahan dengan cara seperti itu, pelayanan kami kepada teman-teman anggota KORPRI bisa lebih maksimal,” pungkasnya. (adv/ns/ko)