Dari Pintu ke Pintu, Layanan Kesehatan Hadir Dekatkan Masyarakat di Nusantara

Nusantara – Dari langkah kecil yang mengetuk satu per satu pintu rumah warga, layanan kesehatan hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Di Desa Bukit Raya dan Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama tenaga kesehatan fasilitas kesehatan setempat menghadirkan pelayanan kesehatan langsung bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Sepaku 1 ini tidak hanya menghadirkan layanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan warga. Sebanyak 47 penerima manfaat di Desa Sukaraja dan 24 orang di Desa Bumi Harapan menjadi sasaran kegiatan ini, termasuk satu ibu hamil yang telah memasuki Hari Perkiraan Lahir (HPL).

Melalui penyuluhan kesehatan dan pemberian makanan tinggi protein secara _door to door_ pada Senin (13/04/2026), upaya ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat kualitas hidup masyarakat sejak dini. Pendekatan langsung ini turut melibatkan kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) di bawah pembinaan Puskesmas setempat.

Di tengah interaksi tersebut, warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga berbagi cerita tentang kondisi kesehatan keluarga. Sadiah, salah satu penerima manfaat, mengaku mendapatkan pengalaman yang berbeda melalui layanan ini.

“Hari ini, kita diberi tambahan protein sama gizi anak. Saya sangat-sangat berterima kasih juga. Saya juga dikasih bimbingan yang baik, dari Bu Kader, Puskesmas, dan Otorita IKN. Udah nyaranin yang baik, alhamdulillah semoga saya bisa jalaninnya semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pendampingan ini juga menjadi ruang edukasi langsung bagi keluarga, khususnya dalam memastikan pemenuhan gizi anak. Penyuluh dari Puskesmas Sepaku 1, Gumilang Wibisono, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengatur pola makan dan kebiasaan anak.

“Anak itu jangan sampai memilih makanan sendiri. Kalau kita mengikuti kemauan anak, itu malah akan mempengaruhi tumbuh kembangnya. Peran orang tua ini lebih besar, termasuk memastikan anak makan sebelum waktu tidur siang agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi,” jelas Gumilang saat memberikan konsultasi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, hadir mewakili Otorita IKN, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya penanganan keluarga berisiko stunting.

“Saat ini kami hadir langsung ke rumah warga didampingi tenaga kesehatan Puskesmas, untuk memastikan kesehatan keluarga terutama anak-anak, memberikan pelayanan kesehatan berupa penyuluhan dan pemberian makanan tinggi protein. Di sini juga hadir kader Posyandu untuk membantu memantau grafik pertumbuhan anak. Karena periode anak ini rentan dari berbagai paparan penyebab penyakit, mesti dijaga gizi dan kesehatanya untuk dapat tumbuh kembang optimal. Harapannya anak-anak dapat sehat dan menjadi generasi handal penerus pembangunan IKN,” ujar Suwito

Di tengah proses pembangunan yang terus berjalan, layanan kesehatan seperti ini menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap masyarakat dimulai dari hal-hal sederhana. Dari pintu ke pintu, upaya kecil ini membawa harapan bagi tumbuhnya generasi yang lebih sehat di Nusantara.

__
Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Wahyudin Resmi Terpilih Jadi Ketua BM PAN Kukar

Tenggarong– Wahyudin resmi terpilih sebagai Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang digelar di Tenggarong, Senin (13/4/2026).

Terpilihanya Wahyudin menandai babak baru bagi BM PAN dalam memperkuat kader muda, sekaligus mendorong organisasi untuk berkontribusi pembangunan politik di daerah.

Dalam pernyataannya, Wahyudin menegaskan bahwa dirinya akan membawa BM PAN menjadi organisasi yang solid dan berdaya saing.

Ia menilai, kader muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan partai.

“Kita harus bergerak satu komando. Sinergi antara BM PAN dengan DPD, DPW hingga DPP menjadi kunci agar program dan gerakan organisasi bisa berjalan maksimal,” kata Wahyudin.

Ia mengatakan penguatan kaderisasi dan peningkatan sumber daya manusia menjadi prioritas utamanya. Fondasi yang
kuat, kata dia, mampu melahirkan kader kader yang militan, sehingga dapat membawa PAN lebih maju.

“Fokus kami adalah membangun kualitas manusia di dalam organisasi. Kalau itu kuat, otomatis akan lahir kader-kader yang solid, tahan uji, dan punya komitmen tinggi terhadap perjuangan partai,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan penting untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda di Kukar untuk terlibat dalam organisasi dan proses politik.

Menurut dia, BM PAN harus hadir menjadi ruang belajar sekaligus tempat lahirnya pemimpin masa depan.

“Kami ingin BM PAN menjadi rumah bagi anak muda. Tempat mereka belajar, mengasah kemampuan untuk menjadi pemimpin di masa mendatang,” ungkapnya.

Maka dari itu, Wahyudin mengajak seluruh generasi muda di Kukar untuk tidak menjauh dari dunia politik. Menurutnya, anak muda harus mulai berani terlibat dan mengambil peran dalam proses pembangunan daerah.

Ia menilai, sikap apatis terhadap politik justru akan membuat generasi muda kehilangan kesempatan untuk menentukan arah masa depan.

“Keterlibatan aktif penting agar aspirasi dan kepentingan anak muda dapat terwakili dan bersama-sama membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (*)