Seno Aji Apresiasi Langkah Polda Kaltim Berantas Praktik Premanisme di Lingkungan Masyarakat

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Endar Priantoro.

Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengapresiasi langkah Polda Kaltim dalam memberantas praktik premanisme yang kerap mengganggu ketertiban masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Wagub Seno Aji seusai menyambut kedatangan Wakil Menteri Koperasi Ferry Julianto di Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (24/5/2025).

Diketahui baru-baru ini, Polda Kaltim berhasil menangkap 135 orang preman yang tersebar dibeberapa kabupaten/kota di Kaltim. Selain menangkap para preman, Polda Kaltim juga berhasil mengamankan Rp318 juta hasil pemerasan dan mengamankan puluhan senjata tajam.

Ratusan preman tersebut pun ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar Operasi Pekat 2 Mahakam 2025 Polda Kaltim.

Seno Aji mengatakan, segala bentuk premanisme di lingkungan masyarakat tidak boleh dibiarkan. Tak sedikit, para preman yang bertebaran ini kerap mengganggu masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Ia menyebutkan bahwa penangkapan praktik premanisme yang dilakukan oleh Polda Kaltim adalah hal penting dalam menjaga kondusifitas dan keamanan disetiap sudut lingkungan masyarakat.

“Kami ingin agar Kaltim ini selalu kondusif sehingga iklim investasi semakin baik,” katanya.

Seno menjelaskan, jika praktik premanisme di Kaltim tidak diberantas dengan baik, maka akan mengganggu keinginan investor untuk melakukan kegiatan bisnis di Kaltim.

“Tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kaltim yang bertambah,” ujarnya.

Ia berharap agar praktik premanisme di Kaltim dapat ditekan dan hilang di tengah-tengah masyarakat. Terlebih, dengan gerak cepat dari jajaran Polda Kaltim yang juga berkomitmen untuk memberantas praktik premanisme di Kaltim.

“Semoga praktik premanisme hilang di Kaltim. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depannya,” tutupnya. (*)

Bagikan :