Pokdarwis Dewi Arum Siapkan Empat Pemandu Bersertifikat untuk Keamanan Wisata Bukit Biru

Pemandu wisata mendampingi wisatawan menuju Puncak Bukit Biru di Desa wisata Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara. (nur/adakaltim)

Kutai Kartanegara – Potensi Desa wisata Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, dapat diperkenalkan melalui pengalaman perjalanan yang lebih informatif.

Desa ini memiliki sekitar empat pemandu wisata bersertifikat yang diharapkan membantu pengunjung mengenal daya tarik, lingkungan, dan budaya setempat, sekaligus mendukung pengembangan Bukit Biru sebagai salah satu destinasi wisata di wilayah tersebut.

Ketua Pokdarwis Dewi Arum, Dedi, menyampaikan bahwa keberadaan pemandu wisata dapat membantu pengunjung mengenal berbagai potensi desa.

Pengelola juga ingin mengoordinasikan layanan pemandu dengan penyedia perjalanan wisata agar kebutuhan pendampingan rombongan dapat dipersiapkan secara lebih terarah.

“Desa Sumber Sari memiliki sekitar empat pemandu wisata bersertifikat. Keberadaan mereka diharapkan dapat membantu memperkenalkan berbagai potensi desa. Kami ingin layanan tersebut bisa dikoordinasikan dengan penyedia perjalanan wisata,” ungkapnya.

Pemandu wisata berpotensi memberikan penjelasan mengenai lokasi yang dikunjungi, lingkungan sekitar, serta budaya setempat. Dengan demikian, perjalanan dapat menjadi kesempatan untuk mengenal potensi desa secara lebih luas, bukan sekadar mendatangi satu titik tujuan.

Koordinasi dengan penyedia perjalanan wisata juga menjadi perhatian pengelola. Komunikasi yang baik diharapkan membantu menyesuaikan kebutuhan rombongan sekaligus mendukung kegiatan wisata yang tertib.

“Kami berharap pemandu wisata dapat membantu pengunjung memperoleh informasi selama menjelajahi kawasan. Koordinasi dengan penyedia perjalanan juga penting. Dengan begitu, pengenalan potensi desa dapat dilakukan dengan lebih baik,” harapnya.

Keberadaan pemandu bersertifikat menjadi salah satu potensi pendukung pengembangan pariwisata Desa Sumber Sari. Apabila koordinasi layanan semakin baik, wisatawan berpeluang mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih informatif ketika mengunjungi kawasan tersebut.

Bukit Biru dapat menjadi salah satu tujuan yang dipertimbangkan saat berkunjung ke wilayah Loa Kulu.

Dengan jarak sekitar 12 kilometer dari pusat kota Tenggarong, perjalanan menuju kawasan wisata ini diperkirakan memerlukan waktu 20 hingga 30 menit menggunakan kendaraan darat.

“Kami berharap pemandu wisata dapat ikut memperkenalkan potensi Desa Sumber Sari kepada masyarakat luas. Semoga semakin banyak wisatawan yang datang. Kami ingin potensi wisata desa semakin dikenal dan mendukung kemajuan pariwisata Kukar,” pungkasnya. (adv/nr/ko)

Bagikan :