Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menilai sinergi antara pemerintah daerah dan TNI memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan daerah.
Menurut Aulia, kerja sama tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam sektor pertanian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di sektor pertanian, pemerintah daerah bersama TNI menjalankan sejumlah kegiatan seperti pembangunan irigasi dan pemasangan pompa air. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membantu petani menjaga produktivitas, terutama ketika ketersediaan air menjadi persoalan.
“Kita bekerja sama dengan baik di beberapa sektor, salah satunya sektor pertanian. Ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan bersama-sama dibantu oleh TNI untuk masyarakat, misalnya pembangunan irigasi, pemasangan pompa, dan beberapa kegiatan pertanian,” ujarnya.
Ia menyebut kerja sama tersebut telah memberikan manfaat terhadap peningkatan produktivitas petani di Kukar.
Di tengah fenomena El Nino, kebutuhan terhadap sumber air semakin penting. Pemkab Kukar bersama TNI berupaya mencari sumber air alternatif untuk memastikan pengairan sawah tetap berjalan.
Selain sektor pertanian, Aulia menyoroti peran TNI dalam membantu pemerintah daerah menangani karhutla. Menurutnya, kerja sama dalam pemadaman kebakaran menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Utamanya kita bekerja sama dengan TNI dalam proses pemadaman api karhutla yang ada di Kabupaten Kukar, sehingga kita bisa mengendalikan karhutla dengan baik di Kukar,” katanya.
Aulia menegaskan bahwa ketahanan daerah tidak hanya diukur dari satu aspek. Ketahanan pangan melalui penguatan pertanian dan ketahanan keamanan melalui pengendalian karhutla merupakan bagian yang saling berkaitan.
“Kalau kita bicara pertanian, itu ketahanan pangan. Kita bicara karhutla, itu juga bagian dari ketahanan keamanan yang ada di daerah kita,” pungkasnya. (adv/ns/ko)




