ADA KALTIM

Komitmen PT. Petrolog Indah untuk Berdayakan Pengusaha Lokal di Muara Jawa dan Samboja

PT. Petrolog Indah yang beroperasi di Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara. (petrolog-indah)

Tenggarong – PT. Petrolog Indah berkomitmen untuk selalu memberdayakan para pengusaha-pengusaha lokal yang berada di Kecamatan Muara Jawa dan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar).

Diketahui bahwa PT. Petrolog Indah menjadi salah satu perusahaan pemenang tender pengadaan unit pada PT. Golden Bridge Synergi (GBS) yang akan beroperasi di Kecamatan Muara Jawa dan Samboja dalam waktu dekat ini.

Hal itu dikatakan, General Manager PT. Petrolog Indah, Achmad Zaini melalui sambungan telepon kepada media ini, Jumat (10/5/2024). Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dan kerja sama dengan para pengusaha lokal.

“Pengusaha lokal wajib diberdayakan, harus ada kolaborasi,” ucapnya.

Kata dia, pihaknya selalu terbuka kepada pengusaha lokal di Muara Jawa dan Samboja yang ingin melakukan kemitraan kerja sama dengan PT. Petrolog Indah.

“Yang terpenting kemitraannya tetap profesional. Persyaratan yang kami butuhkan, masyarakat bisa penuhi. Kami akan jalan bareng,” ungkap Zaini.

Ia membeberkan beberapa persyaratan apabila ada pengusaha lokal yang ingin bermitra dengan pihaknya. Antara lain; pertama, perusahaan milik masyarakat harus telah berbadan hukum.

Kedua, perusahaan tersebut ialah perusahaan yang taat membayar pajak. “Taat pajak. Kami mau jalankan ini, sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Ketiga, perusahaan yang bermitra dengan PT. Petrolog bersedia untuk dilakukan pembayaran secara invoice.

“Karena kami tidak bisa keluarkan uang kes diaturan internal kami,” jelasnya.

Lanjutnya, para pengusaha lokal dapat mengirimkan berkas penawaran kerja sama kepada PT. Petrolog Indah. “Kalau (penawaran) sudah sesuai dengan keuangan kami, kami juga akan minta unitnya untuk dilakukan inspeksi,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengusaha asal Kecamatan Muara Jawa yang tidak mau disebutkan namanya, menyambut baik atas pola kemitraan dengan pengusaha lokal yang dilakukan oleh PT. Petrolog Indah.

Kata dia, perusahaan sudah seharusnya memberdayakan masyarakat lokal yang benar-benar sebagai pelaku pengusaha di Kecamatan Muara Jawa dan Samboja.

“Karena pada prakteknya banyak yang mengaku pengusaha, pada saat mendapat pekerjaan justru melempar kegiatan ke pihak luar. Sehingga pengusaha lokal di Muara Jawa dan Samboja merasa dirugikan,” bebernya.

Dia berharap, proses kerja sama yang dibangun dapat transparan dan mengedepankan pada pengusaha lokal di Muara Jawa dan Samboja.

“Harapan kita, pola ini dapat terus diterapkan ke depannya,” pungkasnya. (ko)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *