Tenggarong – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan pentingnya kolaborasi antar kader Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Regional sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 KAHMI yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan yang diikuti kader KAHMI dari berbagai daerah, mulai Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Bali, dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, dari 8 hingga 10 November 2025.
Pertemuan besar ini menjadi wadah bagi para alumni untuk memperkuat jejaring, memperdalam nilai perjuangan, serta merumuskan arah kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yani menilai forum silaturahmi KAHMI bukan sekadar ajang temu alumni, melainkan ruang penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor antara kader di berbagai bidang.
Ia menyebut, kader KAHMI yang tersebar di pemerintahan, legislatif, dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam menggerakkan pembangunan.
“Pertemuan seperti ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar kader di seluruh wilayah. Banyak alumni HMI yang kini berkiprah di pemerintahan, termasuk di Kukar, dan inilah kesempatan untuk menyatukan langkah demi kemajuan bersama,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kehadirannya di kegiatan tersebut bukan semata sebagai pejabat publik, tetapi juga sebagai kader HMI yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi.
Menurutnya, semangat keislaman dan kebangsaan yang tertanam dalam diri setiap kader menjadi fondasi kuat dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas.
“Saya datang ke sini bukan hanya membawa nama lembaga, tapi juga membawa semangat kader. Nilai-nilai HMI yang membentuk karakter kami harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kerja nyata untuk bangsa,” ujarnya.
Ahmad Yani juga menilai, semboyan HMI Yakin Usaha Sampai (Yakusa) tetap relevan di tengah tantangan zaman.
Ia menegaskan, keyakinan dan kerja keras adalah kunci bagi para kader untuk menghadirkan perubahan positif.
“Semangat Yakusa adalah energi perjuangan yang tak boleh padam. Dengan keyakinan dan usaha yang sungguh-sungguh, kita bisa berkontribusi lebih besar bagi masyarakat,” kata dia.
Lebih lanjut, Ahmad Yani menekankan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi Kukar yang merupakan salah satu daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara.
Ia menilai, forum besar seperti ini dapat membuka peluang kerja sama antara daerah dan pusat dalam memperkuat pembangunan berkelanjutan.
“Silaturahmi KAHMI di IKN ini sangat strategis. Selain mempererat hubungan antar kader, juga membuka ruang dialog dan kerja sama yang bisa berdampak langsung bagi daerah, terutama Kukar sebagai wilayah penyangga utama IKN,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Ahmad Yani berharap agar semangat kebersamaan dalam forum KAHMI terus dijaga dan diimplementasikan dalam bentuk kolaborasi nyata.
“Kita harus menjadikan silaturahmi ini sebagai sumber energi baru untuk bekerja bersama. Nilai-nilai Islam, kebangsaan, dan persaudaraan yang diwariskan HMI harus menjadi arah perjuangan kita dalam membangun bangsa,” pungkasnya. (ak/ko)





