DPRD Samarinda Ingatkan Pemerintah Tak Lengah Meski Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8,64 Persen

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan.

Samarinda – Pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda yang mencapai 8,64 persen dalam setahun terakhir menjadi capaian membanggakan bagi pemerintah kota. Namun, DPRD Kota Samarinda mengingatkan agar prestasi tersebut tidak membuat pemerintah berpuas diri.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan indikator positif, namun belum tentu mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

“Data itu penting, tapi jangan sampai kita hanya sibuk melihat grafik. Yang paling utama adalah, apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Arif, sapaannya.

Menurutnya, capaian ekonomi yang tinggi harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Ia menekankan pentingnya kritik konstruktif sebagai bahan evaluasi kebijakan pemerintah.

“Kalau kami kasih masukan, itu langsung ke dewa-nya. Supaya pembangunan tidak asal jalan, tapi tepat sasaran,” tegasnya.

Arif mengakui bahwa pembangunan fisik di Samarinda menunjukkan progres yang pesat. Namun, ia mengingatkan masih adanya sejumlah tantangan krusial yang perlu mendapat perhatian serius, seperti kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk itu, ia mendorong sinergi yang lebih kuat antara DPRD dan pemerintah kota, terutama dalam menciptakan ruang dialog yang terbuka dan produktif.

“Jangan sampai kalau dikritik, dianggap tidak suka. Itu pola pikir lama. Sekarang semua harus terbuka terhadap masukan,” jelasnya.

Arif berharap, di periode kedua kepemimpinan Wali Kota Andi Harun, komunikasi antara eksekutif dan legislatif tetap terjalin erat demi memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Kritik itu bukan menjatuhkan, tapi menguatkan. Itu suara rakyat yang kami sampaikan langsung ke pucuk pimpinan daerah,” tutupnya. (adv)

Bagikan :