Tenggarong – Pada momentum peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa seluruh hak guru di Kukar akan tetap dijaga tanpa ada satu pun pengurangan.
Ia memastikan pemerintah daerah justru tengah mendorong peningkatan Take Home Pay (THP) guru sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat kesejahteraan tenaga pendidik melalui Program Kukar Idaman Terbaik.
Aulia menyampaikan, pemerintah secara berkala melakukan evaluasi terhadap komponen kesejahteraan guru, termasuk struktur THP yang masih berbeda di setiap jenjang dan wilayah.
Ia menjelaskan, meski sebagian guru sudah berada pada tingkat THP tertinggi, masih ada yang menerima di bawah standar sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih terarah dari pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan.
Dalam sambutannya, Aulia menegaskan bahwa para guru tidak perlu meragukan keberpihakan pemerintah daerah.
Ia menilai, dedikasi guru dalam mencerdaskan anak-anak Kukar harus selalu dibarengi dengan jaminan kesejahteraan yang memadai.
“Bapak Ibu guru, tiddak usah meragukan komitmen saya, tidak usah meragukan komitmen pemerintah daerah,” ucapnya di hadapan ribuan guru yang hadir, Senin (24/11/2025).
Bupati juga berharap kemampuan keuangan daerah dapat terus membaik sehingga ruang peningkatan kesejahteraan guru semakin terbuka.
Ia menyebut, penguatan komponen THP maupun skema pendukung lainnya akan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi keuangan daerah.
“Mudah-mudahan APBD kita tahun-tahun ke depan bisa membaik,” kata dia.
Selain itu, Aulia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan.
Pemerintah juga menyiapkan dukungan biaya pendidikan lanjutan bagi guru, termasuk biaya hidup selama proses studi, sehingga guru-guru Kukar dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ia memastikan, tidak ada kebijakan yang akan merugikan guru dan seluruh upaya peningkatan THP menjadi bagian dari pembenahan menyeluruh sektor pendidikan di Kukar.
“Insya Allah kita terus berjuang bersama untuk meningkatkan kesejahteraan Bapak Ibu guru,” pungkasnya. (adv/ak/ko)





