Banjir Kepung Kecamatan Tabang Usai Sungai Belayan Meluap

Kondisi banjir di Kecamatan Tabang. (Doc.Polsek Tabang)

Tenggarong – Banjir kini mengepung Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) setelah Sungai Belayan meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Luapan air merendam sejumlah desa di Kukar, mengganggu aktivitas warga, dan mendorong aparat kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan di kawasan terdampak.

Hasil pemantauan Polsek Tabang di lapangan menunjukkan sedikitnya 13 desa terdampak dengan ketinggian genangan berkisar antara 70 hingga 150 sentimeter, merendam jalan utama, halaman rumah warga, serta sejumlah fasilitas umum.

Kondisi tersebut menyebabkan akses antar desa terhambat dan memaksa sebagian warga membatasi aktivitas di luar rumah.

Merespons situasi tersebut, jajaran Polsek Tabang langsung melakukan patroli dan pemantauan intensif.

Kapolsek Tabang, IPTU Aldino Subroto menyampaikan desa-desa yang terdampak meliputi Umaq Bekuay, Sidomulyo, Kampung Baru, Tabang Lama, Umaq Tukung, Muara Pedohon, Umaq Dian, serta sejumlah desa di sepanjang aliran Sungai Lunuk yakni Tuboq, Salung, Tiq, Kebag, dan Belinau.

“Personel Polsek Tabang terus melakukan patroli, pemantauan debit air, serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan keselamatan warga,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Selain pengamanan wilayah, aparat kepolisian juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama warga yang bermukim di bantaran Sungai Belayan.

Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan naiknya debit air, mengamankan barang berharga, serta bersiap melakukan evakuasi jika situasi memburuk.

“Kami mengedepankan langkah pencegahan dan keselamatan. Personel Bhabinkamtibmas juga telah kami instruksikan untuk turun langsung ke desa-desa guna menyampaikan imbauan dan membantu warga apabila diperlukan,” tambahnya.

Hingga pukul 17.00 WITA kemarin, ketinggian air dilaporkan masih menunjukkan tren peningkatan.

Meski banjir mengganggu aktivitas masyarakat, hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan berat akibat bencana tersebut.

Polsek Tabang bersama unsur pemerintah kecamatan dan desa tetap bersiaga penuh serta akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. (ak/ko)

Bagikan :