Kutai Kartanegara – Inovasi pelayanan administrasi kependudukan melalui program Bunga Desaku menjadi salah satu upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejak mulai dijalankan pada 2023, inovasi tersebut dinilai memberikan dampak terhadap perluasan akses pelayanan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto, mengatakan Bunga Desaku hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan dokumen kependudukan yang mudah dijangkau. Melalui inovasi ini, masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor Disdukcapil di Tenggarong.
“Salah satu inovasi kami adalah Bunga Desaku. Inovasi yang mulai dijalankan pada 2023 ini berhasil meraih penghargaan terbaik pertama dalam Pekan Inovasi Daerah karena dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan administrasi kependudukan hingga tingkat desa dan kelurahan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan inovasi tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dengan pemerintah desa dan kelurahan. Kerja sama ini menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan dapat tersedia lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.
“Penguatan kami sekarang adalah kolaborasi dengan seluruh desa dan kelurahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan,” katanya.
Dengan pola pelayanan tersebut, warga yang tinggal di wilayah desa dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan melalui kantor desa tanpa harus menempuh perjalanan ke Tenggarong. Pelayanan di tingkat desa juga diupayakan tersedia secara penuh seperti yang diberikan di kantor Disdukcapil.
“Misalnya, warga yang tinggal di desa tidak perlu lagi datang ke Tenggarong untuk mengurus dokumen kependudukan. Cukup datang ke kantor desa karena pelayanan di sana sudah tersedia secara penuh, seperti pelayanan yang ada di kantor Dukcapil,” jelasnya.
Tidak hanya mengandalkan pelayanan tatap muka, Disdukcapil juga terus mendorong pemanfaatan layanan digital. Masyarakat dapat menggunakan aplikasi melalui telepon genggam apabila ingin mengakses pelayanan secara lebih cepat dan mandiri.
“Kalau ingin lebih cepat dan mandiri, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi layanan daring melalui telepon genggam,” pungkasnya. (adv/ns/ko)




