Kutai Kartanegara – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN). Webinar, Zoom Meeting, dan berbagai pelatihan daring menjadi strategi untuk memperluas kesempatan belajar bagi pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menjelaskan pendekatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari program percepatan pemenuhan kebutuhan pengembangan kompetensi ASN. Langkah ini ditempuh karena jumlah pegawai yang besar membutuhkan pola pelatihan yang dapat menjangkau peserta secara lebih luas.
Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN perlu menjadi perhatian karena terdapat kewajiban pemenuhan paling sedikit 20 jam pelajaran dalam setahun. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap pegawai memiliki kesempatan mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas.
“Karenanya kita sering ada webinar, kemudian Zoom Meeting itu supaya teman-teman meningkat kompetensinya,” katanya.
Ia mengakui, pemenuhan kebutuhan pelatihan tersebut belum sepenuhnya tercapai pada tahun sebelumnya. Kondisi itu kemudian menjadi salah satu alasan Pemkab Kukar mempercepat pelaksanaan program pengembangan kompetensi melalui metode pembelajaran berbasis IT.
“Sejak tahun ini kita adakan crash program, kita percepat. Dengan cara mengadakan webinar, Zoom Meeting, pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas berbasis IT,” ungkapnya.
Sunggono menambahkan, pelatihan tidak lagi hanya mengandalkan metode klasikal atau pembelajaran tatap muka. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat menjadi pilihan untuk memudahkan pelaksanaan pelatihan sekaligus meningkatkan jangkauan peserta.
“Jadi, tidak klasikal. Dan alhamdulillah, insyaallah sudah banyak meningkat,” pungkasnya. (adv/ns/ko)




