Dispar Kukar Buka Kesempatan Pelaku Seni Tampil di Simpang Odah Etam, Gratis dan Dibayar

Penampilan seni teater pada malam minggu di panggung Simpang Odah Etam Tenggarong. (nur/adakaltim)

Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) membuka kesempatan bagi komunitas seni dan pelaku ekonomi kreatif untuk tampil di panggung Simpang Odah Etam, Tenggarong.

Pendaftaran tidak dipungut biaya, bahkan pelaku seni berpeluang mendapatkan bayaran melalui skema penampilan yang difasilitasi pemerintah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan Simpang Odah Etam disediakan sebagai etalase bagi masyarakat yang ingin menampilkan karya, baik berbasis kebudayaan maupun pengetahuan dan teknologi.

“Simpang Odah Etam merupakan tempat yang disediakan sebagai etalase bagi siapa pun yang memiliki karya. Termasuk berbagai inovasi dan pembaruan yang bisa ditampilkan di sini,” ujar Zikri, Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, terdapat dua skema bagi komunitas yang ingin tampil. Pertama, melalui kolaborasi, yakni komunitas mengajukan diri untuk tampil, sedangkan Dispar Kukar menyediakan fasilitas pendukung seperti tata cahaya, sistem suara, dan kebutuhan teknis lainnya.

“Dalam skema kolaborasi, komunitas mengajukan diri untuk tampil, kemudian kami memfasilitasi kebutuhan pertunjukannya,” jelasnya.

Skema kedua melalui undangan atau pendaftaran yang difasilitasi pemerintah dengan dukungan dana insentif bagi pelaku seni yang tampil. Melalui skema ini, komunitas tidak hanya memperoleh ruang untuk memperkenalkan karya, tetapi juga berkesempatan mendapatkan penghasilan dari penampilannya.

“Pendaftaran untuk tampil di Simpang Odah Etam tidak dipungut biaya. Dalam skema tertentu, para pelaku seni bahkan mendapatkan bayaran atas penampilan mereka,” ungkap Zikri.

Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk membuka ruang berekspresi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pelaku seni. Karena itu, Simpang Odah Etam diharapkan dapat dimanfaatkan berbagai komunitas untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat yang lebih luas.

Komunitas yang berminat dapat mendaftar melalui tautan yang tersedia di akun Instagram resmi Dispar Kukar. Kesempatan ini terbuka bagi beragam komunitas kreatif, termasuk seni pertunjukan dan kebudayaan, serta pelaku inovasi berbasis pengetahuan dan teknologi.

Zikri berharap, semakin banyak komunitas memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengembangkan kreativitas dan memperluas jangkauan karya mereka.

“Kebijakan pemerintah ini pada dasarnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni melalui karya yang mereka hasilkan. Jadi, ada dua pilihan, yakni tampil dengan mendapatkan bayaran atau berkolaborasi untuk menampilkan karya dengan fasilitas yang disediakan,” pungkasnya. (adv/nr/ko)

Bagikan :