Kutai Kartanegara – Status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih berada dalam kondisi siaga bencana. Meski demikian, jumlah titik panas atau hotspot dilaporkan mulai mengalami penurunan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan bahwa kondisi karhutla saat ini relatif membaik. Penanganan dilakukan melalui koordinasi antara Satgas Pengendalian Bencana Kebakaran Hutan dan Kekeringan dengan berbagai pihak.
“Kalau dari laporan teman-teman di Satgas, titik-titik hotspot-nya sudah semakin banyak berkurang,” katanya.
Menurutnya, koordinasi penanganan juga terus dilakukan dengan lintas sektor, termasuk perusahaan yang berada di wilayah terdampak.
“Semakin lama semakin baik koordinasi penanganannya, baik antara kami di Satgas ataupun juga dengan lintas entitas sektoral dan perusahaan-perusahaan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Sunggono menyebut, kondisi tersebut masih perlu diwaspadai karena berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim hujan diperkirakan baru terjadi pada November.
“Kalau lihat dari ramalan BMKG itu, awal hujan baru diperkirakan di awal November,” jelasnya.
Untuk mendukung penanganan karhutla, Kukar juga memperoleh bantuan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp10 miliar. Anggaran tersebut telah dimasukkan dalam perencanaan APBD Perubahan.
“Dapat Rp10 miliar. Proses perencanaan penganggarannya sudah kita masukkan dalam batang tubuh perencanaan APBD di perubahan,” ungkap Sunggono.
Usulan penggunaan anggaran tersebut telah disampaikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Sosial. Kata Sunggono, usulan telah diverifikasi dan dapat direalisasikan setelah APBD Perubahan disahkan.
Iya menegaskan, dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan penanganan dan rehabilitasi.
“Peruntukannya itu sebenarnya open menu, mulai dari penanganan, rehabilitasi, termasuk untuk pemenuhan kebutuhan infrastruktur yang dibutuhkan,” pungkasnya. (adv/ns/ko)




