Pemkab Kukar Serahkan Ambulan dan Bantuan Alsintan untuk Perkuat Layanan dan Produktivitas Daerah

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin saat menyerahkan bantuan ambulans di Kecamatan Samboja. (Istimewa)

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyerahkan dua unit ambulan serta paket alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada masyarakat di Kecamatan Samboja, Sabtu (22/11/2025).

Penyerahan bantuan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses fasilitas publik dan mendorong kemandirian sektor pangan melalui dukungan sarana yang lebih memadai.

Wakil Bupati Kukar, Rendi lebih menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak yang terlibat dalam pembangunan daerah.

“Apresiasi dan terima kasih atas segala bentuk dukungan terhadap upaya pembangunan di kecamatan-kecamatan Dapil 4, khususnya Samboja,” ujarnya.

Ia kemudian menekankan bahwa ambulan yang diserahkan tidak boleh dipandang sekadar penambahan aset daerah.

Rendi ingin fasilitas ini memastikan pelayanan kesehatan dapat dinikmati warga secara adil, terutama mereka yang tinggal jauh dari fasilitas layanan.

“Ambulans ini milik masyarakat dan harus melayani kebutuhan kesehatan secara cepat dan responsif. Manfaatkan optimal, terutama bagi ibu hamil atau warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan. Dan ingat, pemanfaatannya tidak boleh ada diskriminasi,” tegasnya.

Ambulan tersebut diberikan kepada Ponpes Al Ar Safi Kelurahan Handil Baru serta Kelurahan Tanjung Harapan.

Selain itu, bantuan sektor pertanian berupa handtraktor, power thresher, dan cultivator juga turut dibagikan kepada kelompok tani sebagai penunjang mekanisasi dan efisiensi kerja di lapangan.

Rendi menyebut, pembangunan pertanian merupakan salah satu fokus kerja pemerintah daerah.

Ia berharap keberadaan alsintan dapat membantu petani meningkatkan kemampuan produksi sekaligus memperluas peluang peningkatan kesejahteraan.

“Pemerintah Kabupaten sangat konsen terhadap pembangunan pertanian. Bantuan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani,” jelasnya.

Rendi berharap bantuan alat-alat yang dibagikan dapat digunakan secara maksimal sehingga proses pengolahan lahan lebih modern, cepat, dan berdampak langsung pada ketahanan pangan daerah.

“Semoga alat-alat ini bisa mempercepat modernisasi pertanian sehingga ketahanan pangan daerah semakin kuat,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Bagikan :