Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri memastikan seluruh guru di Kukar mendapatkan akses yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan biaya hidup bagi guru yang ingin meningkatkan kualifikasinya agar proses studi dapat berjalan tanpa beban ekonomi tambahan.
Aulia menjelaskan, peningkatan kompetensi guru menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kukar.
Ia menyebutkan bahwa kebijakan pendidikan lanjutan dan dukungan pembiayaan hidup merupakan bagian dari implementasi Program Kukar Idaman Terbaik, khususnya pada agenda peningkatan sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada guru di Kukar yang terhambat melanjutkan pendidikan hanya karena persoalan biaya,” ujarnya, Senin (24/12/2025).
Dirinua menegaskan bahwa mutu pendidikan sangat bergantung pada kualitas tenaga pendidik.
Ia menyampaikan bahwa guru harus diberikan ruang seluas-luasnya untuk berkembang. “Kalau gurunya tidak memiliki kompetensi yang bagus, bagaimana kita berharap anak-anak kita memiliki kompetensi yang baik,” kata dia.
Aulian juga menekankan, pemerintah ingin memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh guru, baik di perkotaan maupun wilayah pedalaman.
Menurutnya, peningkatan pendidikan lanjutan tidak boleh hanya dinikmati sebagian kecil guru.
“Kesempatan untuk maju harus terbuka untuk semua guru, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti hasil pelatihan guru yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir.
Ia mengatakan, masukan dari para peserta menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan lanjutan.
“Banyak aspirasi yang disampaikan guru kepada kami, dan itu semua menjadi bahan kami untuk memperkuat kebijakan pembinaan,” tuturnya.
Aulia pun memastikan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kompetensi guru akan terus diperkuat, dijalankan bertahap, dan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Ia menegaskan guru harus merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap usaha pengembangan diri.
“Insya Allah untuk Bapak Ibu guru ini mereka terkompetensi,” pungkasnya. (adv/ak/ko)





