Samarinda – Komisi II DPRD Kota Samarinda menyambut baik program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.
Program ini dinilai strategis untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian, terutama di wilayah perkotaan seperti Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah pertemuan daring telah dilakukan antara DPRD Samarinda dan Kementan dalam rangka sosialisasi teknis sebagai langkah awal pelaksanaan program.
“Awalnya, program ini lebih difokuskan pada daerah pertanian besar seperti Penajam Paser Utara dan Paser. Namun, sekarang Samarinda juga masuk dalam radar pelaksanaan,” ujar Viktor, Jumat (30/5/2025).
Meski dikenal sebagai wilayah perkotaan, Viktor menilai Samarinda tetap memiliki potensi untuk mendukung sektor pertanian. Ia menyoroti keterbatasan lahan pertanian sebagai tantangan utama yang perlu diatasi.
“Lahan pertanian semakin tergerus oleh pembangunan. Karena itu, program ini sangat penting untuk menghidupkan kembali sektor pertanian di perkotaan,” jelasnya.
Beberapa wilayah seperti Kelurahan Lempake dan Makroman disebut Viktor sebagai lokasi potensial yang akan diidentifikasi lebih lanjut untuk mendukung pelaksanaan program Oplah di Samarinda.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar tujuan swasembada pangan dapat tercapai secara merata di seluruh daerah.
“Kami masih menunggu arahan teknis lebih lanjut dari Kementerian Pertanian untuk pelaksanaan di lapangan,” pungkasnya. (adv)





