Bantuan Alsintan Digelontorkan Kementan untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kaltim

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Samarinda– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui dukungan langsung dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan adalah penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dalam jumlah besar, yang segera digelontorkan ke wilayah Kaltim untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian secara menyeluruh.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa bantuan alsintan yang dikirim akan sangat membantu para petani dalam mengolah lahan secara efisien dan modern.

“Jumlah alsintan yang akan dikirim ke Kaltim cukup banyak, dan pengirimannya akan dilakukan secepat mungkin,” ujar Seno Aji usai pertemuan dengan perwakilan Kementan di Kantor Gubernur, Samarinda,  Jumat (23/5/2025).

Selain bantuan alsintan, langkah strategis lainnya adalah percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Kalimantan.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dijadwalkan hadir bersama Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) di Samarinda untuk memastikan seluruh musyawarah desa (musdes) terkait koperasi selesai paling lambat 30 Mei.

Namun, tantangan masih dihadapi di beberapa daerah terpencil. Seno Aji menyebut kondisi geografis menjadi salah satu kendala.

“Pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan kader petani muda untuk mempercepat proses, khususnya di wilayah Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat,” jelasnya.

Di Mahulu, pelaksanaan musdes harus menunggu selesainya Pemungutan Suara Ulang (PSU). Namun koordinasi dengan Sekretaris Daerah Mahulu telah dilakukan agar musdes dapat dipercepat.

“Targetnya tetap, semua harus selesai sebelum akhir Mei,” ujar Seno Aji menegaskan.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI, Suroyo, yang fokus pada wilayah Kaltim, turut menyampaikan optimisme atas percepatan yang dilakukan Pemprov.

“Per hari ini itu baru terbentuk sekitar 18 persen. Ini masih ada PR lagi untuk pembentukan sampai dengan di akhir Mei,” kata Suroyo.

Namun, ia yakin dengan dukungan Pemprov Kaltim, persentase pembentukan koperasi bisa mencapai di atas 80 persen pada akhir Mei.

“Kami optimis sampai di akhir Mei ini di Kalimantan Timur bisa di atas 80 persen terbentuknya,” lanjutnya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemprov Kaltim dalam menangani hal tersebut.

“Besok jam 2 siang itu seluruh kepala desa, seluruh camat itu dihadirkan untuk langsung bertemu dengan Wakil Menteri Kooperasi dan juga Wakil Menteri Pertanian,” jelasnya.

Pertemuan tersebut akan digelar di Kantor Gubernur dan diharapkan mampu mempercepat sinergi seluruh pemangku kebijakan.

“Ini sungguh luar biasa sekali karena seluruh pemangku kebijakan hadir, dan insyaallah setelah rapat besok kita optimis minggu depan itu 100 persen sudah terbentuk semua Koperasi Merah Putih di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (Ak)

Bagikan :