Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Muara Wis, Kukar menargetkan perbaikan jalan poros yang menghubungkan Muara Wis dengan Kecamatan Kota Bangun sebagai prioritas utama pada tahun 2025.
Program ini bertujuan untuk memperlancar konektivitas antarwilayah serta meningkatkan perekonomian warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur menjelaskan, jalan poros tersebut sangat vital bagi distribusi hasil pertanian dan perikanan dari desa-desa seperti Melintang dan Sebemban ke Kota Bangun dan daerah sekitarnya.
“Akses jalan ini vital untuk distribusi hasil pertanian dan perikanan, khususnya dari Desa Melintang dan Desa Sebemban yang dijual ke Kota Bangun dan sekitarnya,” ujarnya, Sabtu (10/5/25).
Perbaikan jalan tersebut menjadi sangat penting, mengingat kondisi jalan poros yang menghubungkan Desa Muara Wis dengan Desa Kota Bangun Seberang saat ini mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 8 kilometer yang berakibat pada sulitnya mobilisasi barang dan hasil panen warga.
Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan beberapa waktu lalu, perbaikan jalan ini menjadi usulan utama.
Meski anggaran untuk perbaikan jalan sudah dialokasikan, Fadhli mengungkapkan bahwa pekerjaan baru dapat dimulai setelah kondisi banjir surut.
“Kami berharap pembangunan jalan poros Muara Wis-Kota Bangun dapat segera dimulai setelah banjir reda dan bisa selesai pada tahun ini,” harapnya.
Fadhli juga mengungkapkan kabar baik, yaitu jalan dari Desa Sebemban menuju Muara Wis kini sudah membaik dan dapat dilalui dengan lancar.
Pemerintah Kecamatan Muara Wis kini fokus untuk melanjutkan perbaikan jalur dari Kota Bangun Seberang menuju Muara Wis, yang diharapkan akan memperlancar konektivitas antarwilayah.
“Perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian dan perikanan, tetapi juga mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan,” pungkasnya. (adv/ak/ko)





